jika teman teman ingin mendownload file ini caranya,silahkan download file berikut
DOWNLOAD
langkah membuat surat lamaran kerja
Diposting oleh
IPNU IPPNU KUTASARI Baturraden
|
Read User's Comments(0)
SISTEM AUDIO MOBIL
Diposting oleh
IPNU IPPNU KUTASARI Baturraden
|
MACAM-MACAM
PERANGKAT AUDIO MOBIL
1.
HEAD UNIT
Adakah cara lain yang dapat
dilakukan jika ingin mendengarkan lagu jika tidak terdapat Head Unit. Pastinya
perlu bukan? Mungkin saja mendengar musik menggunakan iPod,atau gadget mp3
lainnya. Suasana dalam mobil tidak akan hidup bila tanpa adanya yang bernama radio-tape
(head unit), contohnya jika anda sedang pedekate harus dengar lagu romantis kan
pastinya.
Dibawah ini terdapat beberapa
tipe head unit yang tersebar dipasaran di antaraya yakni “tape serta radio”,
“radio serta CD”, “Tape, Radio, CD”, “Tape, Radio, CD, Aux (USB)”, “Tape,
Radio, CD-DVD, TV, Aux (USB). Bisa saja dikatakan rada ketinggalan jaman
CD-Changer soalnya kebanyakan Head unit sudah mulai melengkapi CD jadi
fasilitas standar,trus mau dikemanain pita item / kaset..? Di tambah lagi ada
yang sudah menggunakan USB.. tinggal copy CD convert ke MP3 lalu masukan ke
Flashdisk, anda bisa masukin ratusan lagu format mp3 ke flashdisk
512MB, tanpa ada CD berserakan, praktis.
2.
POWER AMPLIFIER
Bagi yang suka / hobi / tidak
puas dengan piranti audio bawaan pabrik dapat di upgrade agar tambah oke bisa
tambah power amplifier berdasarkan sensitifitas telingah anda, yang namanya
telinga orang tidaklah sama. Kamu mungkin mengatakan setingan disana
bagus…setingan disini lebih bagus..tetapi semua ujung-ujungnya kudu sesuai
berdasarkan anda punya telinga.. “Untuk apa bayar mahal, Jika tidak terdapat
yang lebih bagus” hehe kira-kira gitu lah mirip semboyan dagang obat nyamuk.
Berikut tipe power amplifier yang terdapat dipasaran, mungkin saja terdapat
tipe baru,namun saya rasa ini sudah paling up to det.
Macam – macam power amplifier:
- Monoblok
- 6 channel
- 4 – 5 channel
- 2 – 3 channel
3. AUDIO CONTROL / PROCESSOR
Bila bicara audio control
processor sudah pasti bukan level amatiran lagi..bukan juga salah yang punya
telinga kurang puas dengan pendengarannya tetapi semata-mata untuk keperluan
inovasi / kontes audio. Tetapi tetap bukan hal haram digunakan pada keperluan
harian.
4.
CROSS OVER
Crossover Audio adalah kelas
elektronik filter yang digunakan pada aplikasi audio. Kebanyakan loudspeaker
driver standar tidak bisa mencakup spektrum audio keseluruhan dari
frekuensi rendah ke frekuensi tinggi dengan volume relatif bisa diterima serta
kurangnya distorsi menjadikan sebagian besar sistem speaker hi-fi menggunakan
kombinasi dari beberapa pengeras suara maupun driver, masing mewakili sebuah
band frekuensi yang berbeda. Crossover split sinyal audio menjadi gelombang
frekuensi yang terpisah yang mampu secara terpisah dialihkan ke loudspeaker
dioptimalkan terhadap band-band.
Bagaimana menerapkan pendekatan
yang terbaik yakni menjadi bahan perdebatan yang hidup. Pada sisi lain, jika
crossover audio memisahkan pita audio di loudspeaker, tidak ada persyaratan
pada karakteristik matematis yang ideal dalam crossover itu sendiri, sebagai
respons frekuensi serta fase dari driver loudspeaker pada mounting mereka akan
gerhana hasilnya. Memaksimalkan output pada sistem lengkap yang terdiri ataas
crossover audio dan loudspeaker standar merupakan tujuan desain. Crossover
terdiri dari 2 aktif cross over dan passive cross over.
5.
SPEAKER
Tak akan ada akhirnya bila bicara masalah speaker,
banyak yang jual, banyak model, banyak tipe, Yang pasti banyak semuanya, nah
sekarang kembali lagi telinga anda, yang mana yang anda rasa sesuai
dengan telingah.
1. WOOFER
2. SUBWOOFER
3. CAPACITOR
BANK
4. CABLES
/ KABEL
5. FUSES
/ SEKRING
6. CONECTOR
WIRE / BLOK KABEL
I.HEAD UNIT
Memilih stereo head unit untuk
dipasang di mobil. Meski tidak berkolerasi langsung dengan suara yang
dihasilkan, memilih stereo head unit di mobil cukup membingungkan, karena kini
banyak pilihan dengan merk, model dan kelebihan beragam. Untuk itu bagi anda
yang akan membeli stereo head unit untuk mobil ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan.
Pertama, stereo head unit yang
dipilih tetunya arus mudah dioperasikan, mengingat dari perangkat inilah
semua perintah yang berhubungan dengan audio berasal. Anda bisa menilai poin
ini dengan memperhatikan besar kecilnya tombol – apakah ukuran pas di ujung
jari, seberapa mudah dan cepat head unit saat ganti track CD, demikian pula
saat mengganti gelombang radio. Intinnya harus senyama mungkin saat menggunakan
perangkat ini.
Kedua, pertimbangkan apakah anda
cukup mengguakan cassette player atau juga dengan CD player. Kualitas CD tentu lebih baik
ketimbang kaset, namun biayanya lebih besar. Hal inti tergantung kemampuan dan
kebutuhan anda
Ketiga, perhatikan pula daya yang
dibutuhkan oleh stereo head unit. Semakain besar daya semakin bagus pula
kualitas suara yang dihasilkan. Cobalah terlebih dahulu stereo head unit agar
anda puas dengan suara yang dihasilkan. Jangan terkecoh dengan label atau
tulisan yang ditempelkan.
Keempat, Jika anda termasuk
penggila musik atau audio, pilihlah stereo head unit yang memiliki pre-amp
output. Dengan fitur ini anda dapat menghubungkan stereo head unit dengan
amplifier dengan mudah. Dengan amplifier tentu suara yag dihasilkan lebih baik.
Peralatan audio yang sangat umum
adalah radio/tape player / CD player / DVD player yang secara umum diuraikan
sebagai Head unit, juga dinamakan head deck.
Sekarang telah dikembangkan teknologi
head unit ditambahkan CD player dengan MP3, Ogg WMA, AAC dan dukungan USB,
Bluetooth serta Wi-Fi. Mobil modern kebanyakan mempuntai CD player dan beberapa
mempunyai pilihan untuk CD cahnger, yang dapat dipasang disc ganda juga dalam
head unit itu sendiri atau terpisah ditempatkan dalam konsol.
Bahkan terakhir telah ditambahkan
DVD player dan layar LCD. Layar LCD juga diintegrasikan ke dalam onstrumen konsol. DVD head unit mengumpankan video
keluaran ke dalam peraga yang dipasang secara terpisah atau ditempatkan ke
dalam sandaran untuk dilihat penumpang di belakang. Layar video dapat juga
menunjukan keluaran video dari komponen lain seperti system navigasi, game
konsol atau kamera parkir yang dapat secara otomatis diaktifkan bila mobil
bergerak mundur. Head unit pada umumnya menawarkan beberapa cross over (audio
cross over) dan equalization.
Pada umumnya meliputi equalizer
parametric dan atau grafis. Cross over biasanya menggunakan filter pelewat
frekuensi tinggi dan frekuensi rendah hanya mengirimkan cakupan frekuensi
tertentu ke komponen tertentu. Filter subsonic umumnya menangani penguat yang
bukan head unit.
II. POWER AMPLIFIER
Power adalah salah satu aspek yang paling penting yang harus dipertimbangkan ketika Anda membeli audio amplifier. Pada dasarnya, ada dua jenis peringkat power: 1) RMS, dan 2) Peak
RMS rating adalah
ukuran berapa besar power amplifier untuk speaker. Ketika membeli Audio Mobil amplifier Anda,
berhati-hatilah untuk menyesuaikan kekuatan speaker dan subwoofer. Jika Anda
tidak melakukannya, ada kemungkinan merusak speaker Anda.
Jenis lain power rating adalah peak rating. Ini adalah ukuran seberapa kuat amplifier menahan adanya amplifikasi secara tiba-tiba. Rating ini tidak sepenting rating RMS. audio amplifier mobil biasanya memiliki rating RMS yang lebih rendah dibandingkan dengan peak rating.
Kekuatan amplifier berkisar dari sekitar 20 watt per channel hingga lebih dari 1000 watt per channel, sementara harga berkisar dari hal seperti 500 ribu sampai puluhan juta sesuai dengan kualitas, daya output, dan fitur.
* Pertimbangkan channel audio mobil amplifier
Hal berikutnya yang Anda perlu pertimbangkan ketika membeli sebuah amplifier adalah berapa banyak channel yang mereka miliki. Terdiri dari satu channel keluaran hingga 8 channel. Model yang paling populer saat ini adalah 2 dan 4 channel, walaupun mono amplifier juga cukup populer. Jumlah channel menentukan berapa banyak speaker dapat dihubungkan ke amplifier. audio amplifier mobil memiliki sinyal kiri dan kanan untuk masing-masing channel yang mereka miliki.
* Pikirkan tentang faktor panas audio mobil amplifier
Satu hal Anda harus berpikir tentang adalah faktor panas ketika Anda membeli mobil Anda audio amplifier. Carilah amplifier yang dilengkapi dengan heatsink, yaitu, logam yang disediakan di bagian luar amplifier. Panas yang dihasilkan oleh audio amplifier mobil diserap oleh heatsink.
* Beli mobil audio amplifier dengan output preamp
Jika anda hendak menggunakan beberapa audio amplifier untuk sistem audio Anda, maka Anda akan membutuhkan satu amplifier dengan preamp output, yang akan memungkinkan Anda untuk menghubungkan beberapa amplifier satu sama lain. amplifier yang memiliki preamp output akan mengirim sinyal ke amplifier yang lain.
* Kualitas audio mobil amplifier adalah penting
Ya, kualitas Audio Mobil amplifier juga harus diingat saat membeli satu. Umumnya, berat dan ukuran dari amplifier sendiri adalah indikasi yang baik kualitas outputnya. Biasanya, amplifier yang mutunya lebih baik memiliki heatsink yang lebih besar dan lebih berat dibandingkan dengan yang berkualitas lebih rendah walaupun mereka memiliki power rating yang sama.
* Ambil mempertimbangkan sinyal frekuensi speaker
Untuk menghasilkan nada bass, subwoofer audio mobil dengan ukuran besar membutuhkan frekuensi lower-end. Namun, pastikan untuk tidak melanggar frekuensi yang dianjurkan. Jika frekuensi terlalu tinggi akan menyebabkan efek yang tidak diinginkan pada kualitas suara, dan jika terlalu rendah, speaker bisa rusak. Kebanyakan amplifier dilengkapi dengan subsonik filter untuk mencegah frekuensi yang terlalu rendah, dan juga crossover untuk menghilangkan rentang frekuensi yang terlalu tinggi. Komponen ini akan membantu speaker menerima frekuensi yang sesuai dengan kebutuhannya.
Jenis lain power rating adalah peak rating. Ini adalah ukuran seberapa kuat amplifier menahan adanya amplifikasi secara tiba-tiba. Rating ini tidak sepenting rating RMS. audio amplifier mobil biasanya memiliki rating RMS yang lebih rendah dibandingkan dengan peak rating.
Kekuatan amplifier berkisar dari sekitar 20 watt per channel hingga lebih dari 1000 watt per channel, sementara harga berkisar dari hal seperti 500 ribu sampai puluhan juta sesuai dengan kualitas, daya output, dan fitur.
* Pertimbangkan channel audio mobil amplifier
Hal berikutnya yang Anda perlu pertimbangkan ketika membeli sebuah amplifier adalah berapa banyak channel yang mereka miliki. Terdiri dari satu channel keluaran hingga 8 channel. Model yang paling populer saat ini adalah 2 dan 4 channel, walaupun mono amplifier juga cukup populer. Jumlah channel menentukan berapa banyak speaker dapat dihubungkan ke amplifier. audio amplifier mobil memiliki sinyal kiri dan kanan untuk masing-masing channel yang mereka miliki.
* Pikirkan tentang faktor panas audio mobil amplifier
Satu hal Anda harus berpikir tentang adalah faktor panas ketika Anda membeli mobil Anda audio amplifier. Carilah amplifier yang dilengkapi dengan heatsink, yaitu, logam yang disediakan di bagian luar amplifier. Panas yang dihasilkan oleh audio amplifier mobil diserap oleh heatsink.
* Beli mobil audio amplifier dengan output preamp
Jika anda hendak menggunakan beberapa audio amplifier untuk sistem audio Anda, maka Anda akan membutuhkan satu amplifier dengan preamp output, yang akan memungkinkan Anda untuk menghubungkan beberapa amplifier satu sama lain. amplifier yang memiliki preamp output akan mengirim sinyal ke amplifier yang lain.
* Kualitas audio mobil amplifier adalah penting
Ya, kualitas Audio Mobil amplifier juga harus diingat saat membeli satu. Umumnya, berat dan ukuran dari amplifier sendiri adalah indikasi yang baik kualitas outputnya. Biasanya, amplifier yang mutunya lebih baik memiliki heatsink yang lebih besar dan lebih berat dibandingkan dengan yang berkualitas lebih rendah walaupun mereka memiliki power rating yang sama.
* Ambil mempertimbangkan sinyal frekuensi speaker
Untuk menghasilkan nada bass, subwoofer audio mobil dengan ukuran besar membutuhkan frekuensi lower-end. Namun, pastikan untuk tidak melanggar frekuensi yang dianjurkan. Jika frekuensi terlalu tinggi akan menyebabkan efek yang tidak diinginkan pada kualitas suara, dan jika terlalu rendah, speaker bisa rusak. Kebanyakan amplifier dilengkapi dengan subsonik filter untuk mencegah frekuensi yang terlalu rendah, dan juga crossover untuk menghilangkan rentang frekuensi yang terlalu tinggi. Komponen ini akan membantu speaker menerima frekuensi yang sesuai dengan kebutuhannya.
Dalam bidang audio,
khususnya Audio Mobil (Car Audio), amplifier biasa dikenal juga dengan sebutan
power. Penggunaan amplifier dalam sistem Audio Mobil bertujuan untuk dapat
menguatkan signal suara yang berasal dari main source atau head unit yang
kemudian akan dialirkan ke speaker. Jadi amplifier bertugas menerima sinyal
suara dari source dan mengolahnya agar sinyal suara memiliki tenaga yang lebih
besar dan kuat sehingga speaker mampu mengeluarkan suara yang maksimal karena
mendapatkan asupan tenaga yang dibutuhkannya dalam mengeluarkan gelombang
suara.
Amplifier untuk
penggunaan Car Audio, secara umum dikenal dengan jenis multi channel dan
monoblock. Amplifier multi channel umumnya digunakan untuk menguatkan keluaran
(output) sinyal Sound Audio dalam bentuk arus listrik ke speaker (Tweeter,
Midrange, Midbass ataupun speaker Coaxial), sedangkan untuk yang jenis
monoblock, biasa digunakan khusus untuk menguatkan sinyal yang akan dialirkan
ke Subwoofer yang sangat membutuhkan daya yang besar(Audio Sound).
Sedangkan secara
khususnya, Menurut Johny, instalatur dari Mega Audio, di bilangan Jakarta
Barat, amplifier dikenal juga dengan beberapa jenis amplifier(Audio Sound),
yaitu jenis kelas (Class) A, B, AB, D, Hybrid, Tube (Tabung) dan masing-masing
jenis memiliki karakter, daya output yang berbeda-beda, yaitu :
Class A : Memiliki
kualitas yang paling baik untuk menghasilkan kualitas suara, namun sangat boros
tenaga dan lebih cepat panas. Harga untuk jenis ini umumnya dibanderol dengan
harga yang sangat mahal, umumnya bisa lebih dari 20 juta rupiah per unitnya,
akan tetapi itupun tergantung dari merk-nya.
Class B : Tidak cepat
panas dan tidak boros tenaga, namun memiliki kualitas dalam menghasilkan suara
yang cukup baik.
Class AB : Adalah
yang paling banyak digunakan oleh pemain car audio, karena karakternya
merupakan gabungan dari amplifier class A dan B, sehingga dapat lebih efisien
dan fleksibel untuk digunakan dalam car audio system dan memiliki kualitas
lebih baik dari kelas B.
Class D : Jenis ini
paling banyak dipakai untuk men-drive subwoofer dan digunakan untuk konsep SPL
(Sound Pressure Level) karena amplifier class D memiliki daya (Watt) yang besar
dan mampu dibebani hingga dibawah 1 Ohm, sehingga mampu menghasilkan suara bass
yang lebih dynamic dan biasanya jenis class D itu adalah monoblock amplifier.
Hybrid : Jenis
amplifier ini adalah yang komponennya elektroniknya menggunakan transistor dan
juga tube (tabung). Penggabungan kedua komponen ini membuat amplifier jenis ini
mampu menghasilkan kualitas suara yang berkarakter cukup tebal dengan tonal
akurasi yang baik layaknya amplifier full tabung, namun tetap dapat dimiliki
dengan harga yang masih terjangkau. Biasanya amplifier jenis Hybrid memiliki
harga ± 4 juta-an *(tergantung merk)
Tube (Tabung) :
Kalangan penggila car audio mengenal amplifier jenis ini lebih bisa
menghasilkan suara yang berkualitas dengan karakter suara vokal yang lebih
natural, tebal dan tidak kaku / kering, namun amplifier jenis tabung, umumnya
memiliki harga yang sangat mahal untuk dimiliki, kisaran harganya bisa diatas
40 juta rupiah.
Dengan adanya
perbedaan kualitas, karakter dan komponen dari tiap jenis amplifier,
membuktikan bahwa kualitas amplifier juga dapat menentukan karakter serta
kualitas suara yang dihasilkan dalam sebuah sistem Audio Sound mobil. Untuk itu
sebelum membeli amplifier harus banyak yang dipertimbangkan agar tidak salah
pilih, berikut beberapa tips memilih amplifier(Audio Cars) :
Pilih amplifier dengan nilai RMS (watt) yang besar dan THD-nya yang kecil.
Desain dan kualitas bahan juga tetap harus diperhatikan.
2. Sesuaikan daya / RMS amplifier dengan kebutuhan speaker yang akan digunakan. Daya amplifier harus sesuai atau lebih besar dari yang dibutuhkan speaker, karena apabila dayanya lebih kecil dari kebutuhan speaker dapat menyebabkan kerusakan pada speaker yang digunakan, karena adanya 'signal clipping'.
Pilih amplifier dengan nilai RMS (watt) yang besar dan THD-nya yang kecil.
Desain dan kualitas bahan juga tetap harus diperhatikan.
2. Sesuaikan daya / RMS amplifier dengan kebutuhan speaker yang akan digunakan. Daya amplifier harus sesuai atau lebih besar dari yang dibutuhkan speaker, karena apabila dayanya lebih kecil dari kebutuhan speaker dapat menyebabkan kerusakan pada speaker yang digunakan, karena adanya 'signal clipping'.
III. CROSS
OVER
Pada dasarnya crossover terbagi
dua jenis yaitu aktif crossover dan pasif crossover, yang kedua
jenis tersebut terbagi lagi dalam Crosover seri dan parallel. Pasif crossover
pasif adalah jenis crosover mobil yang bisa langsung dihubungkan langsung
dihubungkan dengan speaker, pada pasif crossover ini membutuhkan catu daya
sebesar CT 15 Volt untuk mengalirkan daya ke komponen aktifnya dan crosover
jenis ini juga membutuhkan dua buah IC TL-072 untuk membantu mengalurkan daya.
Sedangkan untuk aktif crossover adalah pada alat jenis aktif crossover ini,
alatnya menggunakan listrik buat menghidupkannya, singkat kata cara kerjanya
adalah cutting freq filternya atau menggunakan sebuah rangkaian
elektronik. Dari kedua jenis tersebut jenis crossover pasif masih
menjadi pilihan karena pemakaiannya yang lebih praktis dari jenis aktiv
crossover.
Sebagian dari Anda mungkin tidak
tahu apa fungsi crossover. Jika Anda ingin mengetahui apa gunanya
crossover, crossover berguna untuk pembagi frekuensi dalam sound
reinforcement. Dan dalam crosover tersebut ada 3 hal yang terpenting yang harus
Anda pahami:
·
High pass filter, bagian ini
berfungsi menyaring frekuensi suara tweeter
·
Mid pass filter, bagian ini
berfungsi menyaring frekuensi suara midrange
·
Low pass filter, baguan ini
berfungsing menyaring frekuensi suara midbass dan subswoofer.
Sementara jika Anda bertanya apa
itu crossover sound, crossover sound adalah suara yang dihasilkan oleh
crossover. Sebagian orang menyukai suara yang keras ketika mendengarkan musik,
namun adapula yang menyukai suara yang jernih dalam mendengarkan musik. Selera
orang memang berbeda-beda, persepsi seseorang tentang keindahan suara pun dapat
berbeda-beda. Untuk mendapatkan crossover ini Anda bisa datang ke toko
variasi mobil terdekat atau Anda dapat membelinya di toko-toko
online, tentunya dengan harga yang bervariasi pula.
crossover adalah perangkat
penyaringan yang membatasi frekuensi yang mencapai pembicara. Ia membagi sinyal
musik ke dalam rentang frekuensi terpisah dan mengirimkannya ke speaker yang
dirancang untuk mereproduksi terbaik masing-masing rentang frekuensi. Sebagai
contoh hanya frekuensi tinggi akan dikirim ke tweeter Anda midrange ke speaker
kisaran menengah dan terendah untuk subwoofer Anda.
Crossover pasif sangat umum. Pada dasarnya koil kapasitor atau dipasang pada speaker mengarah antara amplifier dan speaker yang berhenti mencapai frekuensi tertentu dari pembicara. Ini relatif murah dan mudah untuk menginstal.
Tapi untuk mobil Anda sistem stereo untuk melakukan lebih baik dan efisien Anda membutuhkan crossover aktif juga disebut sebagai crossover elektronik. Hal ini dipasang antara head unit atau equalizer dan amplifier Anda. crossover elektronik Anda mengirimkan rentang frekuensi yang tepat untuk masing-masing penguat. Beberapa orang berjalan tiga ampli terpisah satu untuk bass satu untuk mid dan yang lainnya untuk tertinggi.
Crossover aktif hampir tak terbatas disesuaikan. Anda dapat bervariasi poin crossover dan menyesuaikan tingkat speaker terpisah untuk mencapai keseluruhan suara terbaik di dalam kendaraan Anda.
Jika Anda serius tentang suara Anda harus memiliki sebuah mobil crossover audio. Jika tidak sistem anda akan terdengar mengerikan. Oh apa yang berantakan akan saat subwoofer dan speaker mid-range banyak duplikat frekuensi yang sama Bagaimana tentang kapan mid-range speaker Anda mencoba untuk memadamkan nada tinggi bahwa tweeter Anda yang seharusnya untuk menangani. Dapatkah Anda menanggung kesedihan seperti itu Aku tidak bisa.
Dan ini hanya permulaan dari kesedihan dan rasa sakit. Karena frekuensi rendah dikirim ke tweeter Anda akan ada distorsi. Sebagai hasil dari distorsi ini tweeter Anda akan hancur. Loud bass akhirnya akan menghancurkan mid-range speaker Anda juga. Sekarang Anda harus mulai dari awal dan membeli satu set baru speaker semua karena Anda memulai pada pijakan yang salah.
Crossover pasif sangat umum. Pada dasarnya koil kapasitor atau dipasang pada speaker mengarah antara amplifier dan speaker yang berhenti mencapai frekuensi tertentu dari pembicara. Ini relatif murah dan mudah untuk menginstal.
Tapi untuk mobil Anda sistem stereo untuk melakukan lebih baik dan efisien Anda membutuhkan crossover aktif juga disebut sebagai crossover elektronik. Hal ini dipasang antara head unit atau equalizer dan amplifier Anda. crossover elektronik Anda mengirimkan rentang frekuensi yang tepat untuk masing-masing penguat. Beberapa orang berjalan tiga ampli terpisah satu untuk bass satu untuk mid dan yang lainnya untuk tertinggi.
Crossover aktif hampir tak terbatas disesuaikan. Anda dapat bervariasi poin crossover dan menyesuaikan tingkat speaker terpisah untuk mencapai keseluruhan suara terbaik di dalam kendaraan Anda.
Jika Anda serius tentang suara Anda harus memiliki sebuah mobil crossover audio. Jika tidak sistem anda akan terdengar mengerikan. Oh apa yang berantakan akan saat subwoofer dan speaker mid-range banyak duplikat frekuensi yang sama Bagaimana tentang kapan mid-range speaker Anda mencoba untuk memadamkan nada tinggi bahwa tweeter Anda yang seharusnya untuk menangani. Dapatkah Anda menanggung kesedihan seperti itu Aku tidak bisa.
Dan ini hanya permulaan dari kesedihan dan rasa sakit. Karena frekuensi rendah dikirim ke tweeter Anda akan ada distorsi. Sebagai hasil dari distorsi ini tweeter Anda akan hancur. Loud bass akhirnya akan menghancurkan mid-range speaker Anda juga. Sekarang Anda harus mulai dari awal dan membeli satu set baru speaker semua karena Anda memulai pada pijakan yang salah.
IV. SPEAKER
Speaker mobil sebagian besar
dihargai dengan kombinasi penguat. Campurkan dengan desain mounting tweeter
pada woofer dan yang lainnya menggunakan bentuk kerucut non-melingkar. Ini
adalah salah satu komponen dalam mobil di mana tujuan utamanya adalah untuk
melakukan tugasnya tanpa mempengaruhi sinyal audio.
Sebagian besar mobil sekarang
memiliki speaker stereo mobil ini sebagai salah satu fitur namun tidak semua
stereo memiliki kualitas yang baik. Jika Anda ingin menikmati musik mendengar
menggunakan speaker mobil dan sistem audio yang sangat menyenangkan bagi telinga
sangat penting untuk menemukan speaker kanan dan sistem stereo.
Speaker dengan kualitas suara
miskin akan melelahkan mendengarkan melainkan karena low end dan tinggi
meningkat. Tidak ada cara lain untuk mengetahui bagaimana speaker akan
terdengar kepada Anda dengan mencentang musik yang baik Anda sering
mendengarkan ketika memeriksa speaker audio mobil yang baik. Untuk metode ini
ini akan memberi Anda beberapa ide bagaimana pembicara mereproduksi suara yang
akrab bagi Anda.
Disebutkan di bawah ini adalah
beberapa tips yang Anda harus ingat adalah sebagai berikut :
-
Periksa dan menyeimbangkan kualitas dan Harga Informasi penting Anda perlu
memeriksa dengan speaker mobil yang tersedia di pasar dengan kisaran harga yang
berbeda. Pada dasarnya harga adalah faktor yang menentukan dalam memilih
pembicara yang baik.
-
Periksa speaker kanan dan ukuran stereo sementara memiliki ukuran yang tepat
Anda akan dapat menikmati musik sama sekali. Mobil yang manual spesifikasi yang
sesuai dan dimensi harus menentukan dan mempertimbangkan.
-
Tentukan kebutuhan Anda Beberapa hip-hop seperti yang lain seperti reggae dan
punk. Respon frekuensi speaker mobil akan menciptakan kegembiraan dan
kesenangan pada kebutuhan Anda setelah Anda memiliki pengaturan yang benar.
-
Pertimbangkan Internet Internet adalah tempat terbaik untuk memilih banyak
variasi speaker dan sistem audio. Banyak toko online Anda dapat memilih dan
mengkhususkan rentang yang berbeda diskon dan promo.
-
Instalasi Hal yang paling penting pada speaker mobil adalah instalasi yang
tepat dan benar. Ini akan mempengaruhi kinerja pembicara setelah instalasi
tidak benar.
Ini adalah beberapa tips untuk
mempertimbangkan jika anda berencana untuk menginstal mobil sendiri speaker dan
sistem audio dan penting untuk menghindari kinerja. Gunakan internet untuk
informasi lebih banyak tentang mereka.
V.SUBWOOFER
Subwoofer adalah jenis perangkat individu
dalam pengeras suara yang memberikan kontribusi terhadap penciptaan suara,
memiliki diafragma berbentuk kerucut, dan biasanya digunakan untuk memproduksi
pertengahan dan bagian frekuensi rendah dari sinyal musik. Biasanya untuk
mereproduksi frekuensi audio bernada rendah bass.Rentang frekuensi yang khusus untuk
sebuah subwoofer adalah sekitar 20-200 Hz untuk produk konsumen, dibawah 100 Hz
untuk suara profesional yang lebih hidup, dan dibawah 80 Hz dalam THX-yang
disetujui sistem. Subwoofer ini dimaksudkan untuk menambah rentan frekuensi
rendah pengeras suara yang mencakup pita frekuensi yang lebih tinggi. Subwoofer
dibuat untuk satu atau lebih transduser
pengeras suara dalam sebuah kabinet pengeras suara yang mampu menahan tekanan
udara saat melawan deformasi. Subwoofer datang dari berbagai desain, termasuk reflex
bass (dengan radiator pasif dalam kabinet), tanpa batas penyekat, klakson,
desain brandpass, merepresentasikan hal yang sehubungan dengan
efisiensi, lebar pita, ukuran dan biaya. Subwoofer pasif memiliki trasnsduser
dan kabinet yang didukung oleh sebuah penguat luar. Subwoofer
aktif termasuk dalam sebuah penguat yang ada di dalam.
Pengeras suara dan
desain kabinet
Subwoofer menggunakan
perangkat individu pengeras suara yang biasa berukuran diameter 8 dan 21 inci.
Beberapa subwoofer jarang menggunakan perangkat yang lebih besar, dan subwoofer
tunggal prototipe besar 60 inci telah dibuat. Pada spektrum yang lebih kecil.,
perangkat subwoofer sekecil 4 inci dapat digunakan, tergantung pada desain
pengeras suara (kabinet), level tekanan suara yang diinginkan, frekuensi
terendah yang ditargetkan dan tingkat distorsi diizinkan. Ukuran pengendali
subwoofer yang paling umum digunakan untuk penguatan suara adalah model 10
inci, 12 inci, 15 inci, dan 18 inci. Penguatan terbesar subwoofer dihasilkan
oleh perangkat berukuran 21 inci.
Rentang Frekuensi dan
Respon Frekuensi
Rentang frekuensi
yang khas untuk subwoofer adalah antara 20-200 Hz. Sistem profesional subwoofer
untuk konser sistem biasanya beroperasi di bawah 100 Hz, dan sistem THX
beroperasi di bawah 80 Hz. Spesifikasi tanggapan frekuensi dari pengeras suara
sebagai upaya untuk menggambarkan rentang frekuensi atau nada musik yang bisa
di reproduksi dapat diukur dalam Hertz. Subwoofer bervariasi dalam hal kisaran
nada yang mereka dapat di reproduksi, tergantung pada sejumlah faktor seperti
ukuran kabinet dan konstruksi desain kabinet dan perangkat lainnya. Spesifikasi
respon frekuensi bergantung sepenuhnya untuk relevansi pada nilai amplitudo.
Pengukuran yang dilakukan dalam rentang amplitudo yang lebih luas akan
memberikan respon frekuensi yang lebih luas. Sebagai contoh, ‘’’Subwoofer
sistem JBL 4688 TCB’’’ yang dirancang untuk sistem bioskop, memiliki respon
frekuensi 23-350 Hz ketika diukur dalam batas 10 desibel (0 dB sampai -10 dB)
dan respon frekuensi yang sempit 28-120 Hz ketika diukur dalam batas enam
desibel (± 3 dB).
Selain itu, subwoofer
bervariasi dalam hal tingkat tekanan suara dicapai dan tingkat distorsi yang
dihasilkan. Subwoofer Abyss, misalnya dapat mereproduksi nada dari 18 Hz
(yang adalah tentang nada dari catatan terendah pada organ pipa besar dengan
32-kaki (9,8 m) pipa bass) dengan 120 Hz (± 3 dB). Namun demikian, meskipun
subwoofer Abyss bisa turun sampai 18 Hz, frekuensi terendah dan SPL maksimum
dengan batas distorsi 10% pada 2 meter di ruangan besar 35,5 Hz pada 79,8 dB.
Ini berarti bahwa seseorang memilih subwoofer perlu mempertimbangkan lebih dari
sekedar suara terendah yang dapat direproduksi.
Penguat
Subwoofer aktif
termasuk penguat sendiri dalam kabinet. Beberapa juga termasuk pemerataan
kecocokan dengan pengguna yang memungkinkan untuk meningkatkan atau mengurangi
output pada frekuensi tertentu. Variasi meningkatkan ke sistem tata suara
parametrik sepenuhnya dimaksudkan untuk rincian pengeras suara dan koreksi
ruangan. Beberapa sistem tersebut bahkan dilengkapi dengan mikrofon, untuk
mengukur respon di subwoofer. Jadi sistem tata suara otomatis dapat memperbaiki
kombinasi subwoofer, lokasi subwoofer, dan respon ruang untuk meminimalkan efek
dari mode ruangan dan meningkatkan kinerja frekuensi rendah. Subwoofer Pasif
memiliki perangkat pengeras suara subwoofer dan kabinet, tetapi mereka tidak
termasuk penguat. Mereka kadang-kadang menggabungkan pindah silang secara
internal dengan frekuensi filter yang ditentukan di pabrik. Biasanya ini
digunakan dengan kekuatan penguat pihak ketiga, pindah silang aktif sebelumnya
dalam rantai sinyal. Sementara beberapa sistem audio rumah menggunakan
subwoofer pasif, format ini masih populer di industri profesional audio.
Menggunakan subwoofer pasif menambahkan fleksibilitas bagi pengguna, karena
pengguna dapat memilih jenis penguat (misalnya: Kelas AB atau Kelas D),
amplifikasi baru, atau fitur (misalnya, membatasi untuk mencegah distorsi) yang
mereka ingin digunakan dengan pengeras suara.
Proses pengaturan
Tata Suara
Proses pengaturan
tata suara dapat digunakan untuk mengatur respon ruang sistem subwoofer.
Perancang subwoofer aktif kadang-kadang mencakup tingkat pemerataan korektif
untuk kompensasi masalah performa yang dikenal. Selain itu, banyak penguat
termasuk tapis pelawat rendah, yang mencegah yang tidak diinginkan mencapai
frekuensi yang lebih tinggi dari pengendali subwoofer. Misalnya, jika pengeras
suara utama pendengar dapat digunakan ke 80 Hz, maka penyaringan subwoofer
dapat diatur sehingga subwoofer hanya bekerja di bawah 80. Realisasi
penyaringan tidak mengizinkan pemotongan yang tajam, sehingga beberapa tumpang
tindih harus dikompensasi. Pemotongan digital pindah silang dapat menghasilkan
karakteristik pemotongan lebih tajam dan lebih tepat dari pada pemotongan
analog. Beberapa sistem menggunakan persamaan parametrik dalam upaya untuk
mengoreksi penyimpangan tanggapan frekuensi ruangan. Persamaan ini sering tidak
dapat mencapai respon frekuensi yang merata di semua lokasi yang mendengarkan,
sebagian karena resonansi (yaitu, gelombang diam) pada frekuensi rendah di
hampir semua ruangan. Mencermati posisi subwoofer di dalam ruangan juga dapat
membantu meratakan respon frekuensi. Subwoofer yang beragam dapat mengatur
respon merata karena dapat diatur untuk merangsang mode ruang lebih merata dari
subwoofer tunggal., memungkinkan pemerataan agar lebih efektif.
Tahap Kontrol
Mengubah fase relatif
subwoofer sehubungan dengan pengeras suara lain mungkin atau tidak dapat
membantu untuk meminimalkan gangguan akustik yang tidak diinginkan destruktif
di wilayah frekuensi yang ditutupi oleh kedua subwoofer dan pengeras suara
utama. Hal ini tidak dapat membantu di semua frekuensi, dan mungkin dapat
membuat masalah lebih lanjut dengan respons frekuensi, tetapi bahkan sangat
umumnya diberikan sebagai penyesuaian untuk penguat subwoofer tahap sirkuit.
Sirkuit tahap kontrol mungkin pola sirkuit yang sederhana atau variabel
kompleks . Tahap kontrol memungkinkan pendengar untuk mengubah waktu kedatangan
gelombang suara subwoofer terhadap frekuensi yang sama dari speaker utama
(yaitu di sekitar titik pindah silang untuk subwoofer). Efek yang sama dapat
dicapai dengan kontrol delay pada penerima audio rumah. Fase subwoofer
kontrol ditemukan pada penguat subwoofer sebenarnya banyak beralih inversi
polaritas. Hal ini memungkinkan pengguna untuk membalikkan polaritas subwoofer
relatif terhadap sinyal audio yang sedang diberikan. Jenis kontrol memungkinkan
subwoofer baik dalam fase dengan sinyal sumber, atau 180 derajat keluar dari
fase.
Subwoofer Servo
Beberapa subwoofer
aktif menggunakan mekanisme servo umpan balik berdasarkan gerakan kerucut yang
memodifikasi sinyal yang dikirim ke koil suara. Sinyal umpan balik servo
berasal dari perbandingan dari sinyal input melawan gerakan aktual kerucut.
Sumber biasa dari sinyal umpan balik adalah beberapa putaran kumparan suara
melekat pada kerucut atau microchip berbasis accelerometer ditempatkan pada
kerucut itu sendiri. Keuntungan dari desain servo baik diterapkan subwoofer
adalah untuk mengurangi distorsi.Kelemahan utama adalah biaya dan kompleksitas.
Audio mobil
Subwoofer saat ini
sudah digunakan untuk mobil terutama bagi orang yang menginginkan gebukan bass
dimobilnya lebih terdengar meskipun dengan audio sistem yang standar. Mobil
cocok untuk pendekatan tersembunyi subwoofer karena keterbatasan ruang dalam
kompartemen penumpang. Subwoofer dipasang di bagasi atau ruang kursi belakang.
Beberapa penggemar audio mobil bersaing untuk menghasilkan tingkat tekanan
suara yang sangat tinggi dalam batas-batas kabin kendaraan mereka. Banyak
subwoofer mampu menghasilkan kadar tinggi di mobil karena volume kecil khas
interior mobil.
VI. KAPASITOR BANK
Sistem audio di mobil
terdiri berbagai macam bagian yang berbeda. Masing-masing dan setiap bagian
dalam sistem melakukan fungsi tertentu. Dengan koordinasi dari semua bagian
audio kita bisa mendengar hasil yang mantap sebagai teman saat berkendara.
Dalam sistem keseluruhan audio mobil capasitor bank (cb) memiliki signifikansi sendiri, capacitor bank yang biasa digunakan untuk Sistem Audio Mobil, utamanya berfungsi untuk memperdekat sumber tegangan (accu) supaya tidak drop saat terjadi kejutan daya yang besar secara tiba-tiba dari perangkat sound system. (akibat kabel telat menyalurkan daya dari accu). Sehingga kita bisa mendengar suara bass booming dan lagu-lagu dengan pukulan yang sangat dibutuhkan hanya karena kapasitor audio ini.
Dalam sistem keseluruhan audio mobil capasitor bank (cb) memiliki signifikansi sendiri, capacitor bank yang biasa digunakan untuk Sistem Audio Mobil, utamanya berfungsi untuk memperdekat sumber tegangan (accu) supaya tidak drop saat terjadi kejutan daya yang besar secara tiba-tiba dari perangkat sound system. (akibat kabel telat menyalurkan daya dari accu). Sehingga kita bisa mendengar suara bass booming dan lagu-lagu dengan pukulan yang sangat dibutuhkan hanya karena kapasitor audio ini.
Capasitor bank akan mengakumulasi daya bilamana tidak
diperlukan kemudian akan dilepaskan ketika permintaan listrik melebihi
kapasitas pasokan sistem kekuatan accu, kapasitor bank ini juga
diperlukan untuk melengkapi power supply biasa dari mobil untuk memastikan
memaksimalkan fungsi amplifier.
Sebagai contoh, jika lampu mobil redup ketika sistem audio kita menghasilkan suara bass yang kuat, maka hal ini akan sangat terbantu dengan adanya kapasitor bank (cb) di mobil.
Cara memasang capasitor bank :
Secara umum untuk pemasangan cb sebaiknya usahakan dipasang sedekat mungkin dengan divice yang memerlukan cb, jangan lupa sediakan fuse di (+) sedekat mungkin dengan accu (25-an cm dari accu).
1. Untuk head unit (HU) letakkan (diseputar HU) di balik dash board, untuk kabel langsung positif dan negatif HU, biasanya cb yang dipasang tidak ada kabel remote-nya atau cb hanya punya (+) dan (-) saja.
Sebagai contoh, jika lampu mobil redup ketika sistem audio kita menghasilkan suara bass yang kuat, maka hal ini akan sangat terbantu dengan adanya kapasitor bank (cb) di mobil.
Cara memasang capasitor bank :
Secara umum untuk pemasangan cb sebaiknya usahakan dipasang sedekat mungkin dengan divice yang memerlukan cb, jangan lupa sediakan fuse di (+) sedekat mungkin dengan accu (25-an cm dari accu).
1. Untuk head unit (HU) letakkan (diseputar HU) di balik dash board, untuk kabel langsung positif dan negatif HU, biasanya cb yang dipasang tidak ada kabel remote-nya atau cb hanya punya (+) dan (-) saja.
2. Untuk
power (baik yang 2/4/6 chanel maupun monoblock) juga diusahakan sedekat mungkin
dengan power yang bersangkutan, untuk power yang lebih dari satu bisa juga
dipasang di masing-masing powernya atau hanya pakai satu cb saja. Capasitor
bank untuk power ini biasanya selain ada pin (+) dan (-) juga ada pin untuk
pemasangan kabel remote (+)
- Untuk pin (+) langsung ke (+) power
- Untuk pin (-) langsung ke (-) power
- Untuk pin remote (+) ke kabel remote HU (biasanya berwarna orange), kalo di HU tidak ada kabel remotenya bisa diambil dari kabel (+) acc on (kunci kontak)
- Jangan lupa untuk (+) dan (-) power sebaiknya tarik kabel yang cukup diameternya (6-8 AWG) langsung dari accu untuk (+) diberi fuse, untuk power yang lebih satu bisa pake terminal block untuk mencabang kabelnya.
- Untuk pin (+) langsung ke (+) power
- Untuk pin (-) langsung ke (-) power
- Untuk pin remote (+) ke kabel remote HU (biasanya berwarna orange), kalo di HU tidak ada kabel remotenya bisa diambil dari kabel (+) acc on (kunci kontak)
- Jangan lupa untuk (+) dan (-) power sebaiknya tarik kabel yang cukup diameternya (6-8 AWG) langsung dari accu untuk (+) diberi fuse, untuk power yang lebih satu bisa pake terminal block untuk mencabang kabelnya.
* Kapasitor bank
berfungsi membantu mengurangi gejala penuruna daya, sehingga komponen audio
yang membutuhkan aliran listrik besar dapat terakomodir secara intens dan tidak
fluktuatif.
* Soal perbedaan
ukuran kapasitor bank sangat tidak mutlak. Artinya,tinggal menyesuaikan tingkat
kebutuhan saja. Selanjutnya di sarankan agar menghindari pemakaian kapasitor
bank bekas, karena disinyalir salah satu factor meledaknya mobil berawal dari
kapasitor bank yang sudah tidak layak pakai.
* Pemilihan kapasitor
bank harus disesuaikan dengan power yang diperlukan. Misalnya saja yang
berkapasitas 1 farad dapat memadai power yang berkekuatan di atas 500 watt.
Artinya kapasitas power seimbang dengan kapasitas yang ada.
* Dalam hal
pemasangan kapasitor bank, ada hal yang perlu diperhatikan. Sebisa mungkin
jarak antara kapasitor bank dengan power harus berdekatan yakni sekitar 10 cm
dari power atau komponen lain yang saling terkait.
* Untuk urusan
pemasangan kapasitor bank, perhatikan pula saat pemasangannya. Kapasitor yang
telah disambungkan pada aki yang disandingkan dengan alat pemutus hubungan arus
atau sikring. Fungsinya untuk menghindari korsleting pada semua komponen yang
berdekatan, sehingga tidak terjadi shock pada instrument lainnya.
* Lalu tahapan
selanjutnya adalah memelihara dan merawat piranti ini. Mudah saja, saat Anda
tidak lagi membutuhkan kapasitor bank pada instalasi audio, maka hal yang perlu
dilakukan adalah membuang isi (liquid) yang ada di dalam tabung kapasitor bank.
Hal itu diperlukan mengingat system kerjanya adalah mengisi sendiri saat ada aliran
listrik yang mensuplainya atau discharged. Andaikan cairan tidak dibuang saat
akan disimpan, setrum yang ditinggalkannya akan mempercepat proses kerusakan
pada komponen yang ada dalam kapasitor bank.
VII.KABEL
DAN BLOK KABEL
Ada berbagai pendapat tentunya, namun seiring dengan
semakin kritisnya audiophile dan canggihnya peralatan yang dijual saat ini.
Ngga ada salahnya buat loe mengetahui cara yang terbaik dalam memilih kabel.
Sehingga anda bisa memilih kabel yang tepat dalam hal kualitas maupun harga.
Dan tentunya kabel yang anda beli dapat memaksimalkan hasil reproduksi gambar
dan suara dan kelebihan budget dapat anda alokasikan untuk membeli perangkat,
aksesori maupun menembah koleksi CD/DVD loe tentunya.
Dan idealnya sebuah kabel berfungsi sebagai penghantar gelombang listrik yang tidak boleh menambah atau mengurangi karakter sinyal yang di hantarkan. Tapi di dunia nyata nilai tambah dalam memilih kabel yang tepat tentunya selain sebagai penghubung dua komponen elektronik juga harus dapat menciptakan sinergi di antara dua komponen elektronik yang dihubungkan.
Berikut strategi ampuh untuk anda dalam memilih dan membeli kabel.
1. Analisa selera anda
Mulailah analisa apa yang loe inginkan. Gimana selera musik loe ? Bagaimana warna musik yang ingin anda dengar? Manis? Hangat? Lembut? Dinamik? Natural? Suara vokal yang terkesan lebih maju? Sound Stage yang lebar? Trebel yang open? Terkadang istilah tersebut diatas dapat dengan mudah dipelintir misalnya treble yang open di istilahkan menjadi suara yang terang atau sound stage yang maju di istilahkan menjadi suara yang menyerang.
Untuk itu percayakan selera anda di tangan anda sendiri. Dan mulailah buat catatan singkat mulai dari daftar lagu kesayangan ANDA. misalnya: anda ingin mendengar suara cello yang airy, woody dan tebal, anda ingin mendapat sound stage live show dari sebuah Jazz Club dan seterusnya. Catatan anda ini disebut tabel selera dan harapan.
2. Analisa karakter komponen dan harmonisasikan dengan kabel
Ada beberapa pedoman sederhana untuk hal ini:
· Teliti spesikasi besaran output dan input komponen anda. Buatlah catatan singkat. catatan loe ini disebut tabel input-output.
· Dengar baik – baik karakter tiap komponen yang anda miliki dengan memakai kabel yang tersedia. Mulailah dari speaker. Buatlah catatan singkat. Catatan anda ini disebut tabel karakter komponen.
· Setelah itu buatlah tabel perubahan. Karakter CD: trebel kurang open > treble open dan halus dan seterusnya. Tabel ini anda sebut tabel perubahan.
3. Analisa ruang dengar anda dan harmonisasikan dengan kabel anda
Bagaimana dengan ruang dengar anda? Luas atau sempit? berakustik baik atau seadanya?
Pemasangan kabel: teratur atau tidak teratur? Apakah kabel yang anda pasang melewati medan listrik lain atau tidak dan yang tak kalah penting adalah posisi sound sistem dan posisi duduk anda serta panjang kabel yang dibutuhkan. Buatlah catatan singkat. Catatan anda ini disebut tabel ruang dengar.
4. Analisa spesifikasi kabel
Cobalah minta keterangan spesifikasi kabel yang anda taksir. Anda bisa mencari informasi di penjual kabel, di catalog produk , majalah audio atau di internet. Pada dasarnya ada empat hal yang mendasar yang perlu anda amati yaitu : Konduktor, geometri kabel, bahan dielektrik dan konstruksi dielektrik dan konektor.
Dan idealnya sebuah kabel berfungsi sebagai penghantar gelombang listrik yang tidak boleh menambah atau mengurangi karakter sinyal yang di hantarkan. Tapi di dunia nyata nilai tambah dalam memilih kabel yang tepat tentunya selain sebagai penghubung dua komponen elektronik juga harus dapat menciptakan sinergi di antara dua komponen elektronik yang dihubungkan.
Berikut strategi ampuh untuk anda dalam memilih dan membeli kabel.
1. Analisa selera anda
Mulailah analisa apa yang loe inginkan. Gimana selera musik loe ? Bagaimana warna musik yang ingin anda dengar? Manis? Hangat? Lembut? Dinamik? Natural? Suara vokal yang terkesan lebih maju? Sound Stage yang lebar? Trebel yang open? Terkadang istilah tersebut diatas dapat dengan mudah dipelintir misalnya treble yang open di istilahkan menjadi suara yang terang atau sound stage yang maju di istilahkan menjadi suara yang menyerang.
Untuk itu percayakan selera anda di tangan anda sendiri. Dan mulailah buat catatan singkat mulai dari daftar lagu kesayangan ANDA. misalnya: anda ingin mendengar suara cello yang airy, woody dan tebal, anda ingin mendapat sound stage live show dari sebuah Jazz Club dan seterusnya. Catatan anda ini disebut tabel selera dan harapan.
2. Analisa karakter komponen dan harmonisasikan dengan kabel
Ada beberapa pedoman sederhana untuk hal ini:
· Teliti spesikasi besaran output dan input komponen anda. Buatlah catatan singkat. catatan loe ini disebut tabel input-output.
· Dengar baik – baik karakter tiap komponen yang anda miliki dengan memakai kabel yang tersedia. Mulailah dari speaker. Buatlah catatan singkat. Catatan anda ini disebut tabel karakter komponen.
· Setelah itu buatlah tabel perubahan. Karakter CD: trebel kurang open > treble open dan halus dan seterusnya. Tabel ini anda sebut tabel perubahan.
3. Analisa ruang dengar anda dan harmonisasikan dengan kabel anda
Bagaimana dengan ruang dengar anda? Luas atau sempit? berakustik baik atau seadanya?
Pemasangan kabel: teratur atau tidak teratur? Apakah kabel yang anda pasang melewati medan listrik lain atau tidak dan yang tak kalah penting adalah posisi sound sistem dan posisi duduk anda serta panjang kabel yang dibutuhkan. Buatlah catatan singkat. Catatan anda ini disebut tabel ruang dengar.
4. Analisa spesifikasi kabel
Cobalah minta keterangan spesifikasi kabel yang anda taksir. Anda bisa mencari informasi di penjual kabel, di catalog produk , majalah audio atau di internet. Pada dasarnya ada empat hal yang mendasar yang perlu anda amati yaitu : Konduktor, geometri kabel, bahan dielektrik dan konstruksi dielektrik dan konektor.
.
Langganan:
Postingan (Atom)





